OOP (Inheritence) Pada pemrograman C++

Konsep OOP pada c++ tidak lepas dari class yang dapat digunakan disana. Dalam class C++ sifat-sifat atau method yang dimiliki oleh kelas tertentu, dapat diturunkan pada kelas lainnya sebagai turunan kelas tersebut.

Berikut adalah video tutorial yang menjelaskan sedikit tentang inheritence di c++

 

Berikut adalah source code yang digunakan pada video tersebut

/*Tambahan Materi
Inheritence (OOP)
Nama : Wayan Widya Artana
NRP  : 49013035
*/

#include <iostream>
using namespace std;

class luas_bangun{
public:
float luas;
void cetak_luas();
};

void luas_bangun::cetak_luas(){
cout<<“Luas : “<<luas<<endl;
}

class triangle: public luas_bangun {
private:
float alas;
float tinggi;
public:
void set_elemen();
void hitung_luas();
};

void triangle::set_elemen(){
cout<<“Alas: “;cin>>alas;
cout<<“tinggi :”;cin>>tinggi;
}

void triangle::hitung_luas(){
luas_bangun::luas = 0.5 * alas * tinggi;
}

class segi4:public luas_bangun{
private:
float sisi;
public:
void set_sisi(){
cout<<“Sisi : “;cin>>sisi;
}
void hitung_luas(){
luas_bangun::luas = sisi * sisi;
}
};

int main(){
triangle mytriangle;

mytriangle.set_elemen();
mytriangle.hitung_luas();
mytriangle.cetak_luas();

cout<<endl;

segi4 mysegi4;
mysegi4.set_sisi();
mysegi4.hitung_luas();
mysegi4.cetak_luas();

system(“pause”);
return 0;
}

Inisialisasi array multidimensi

Sama seperti array satu dimmensi, inisialisasi juga bisa dilakukan dengan beberapa cara yaitu :

Contoh Model 1:
int A [3] [3] = { 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 };
Contoh Model 2:
int B [3] [3] = { {1,2,3}, {4,5,6}, {7,8,9 } } ;
 
Berikut adalah video tutorial tentang inisialisasi array multidimensi di c++

 

Berikut adalah Source code dalam video tersebut.

 

/*Modul8-3
Inisialisasi Array multidimensi
Nama : Wayan Widya Artana
NRP  : 49013035
*/

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){

int A[3][3] = {1,2,3,4,5,6,7,8,9};
int B[3][3] = {{1,2,3},{4,5,6},{7,8,9}};

for(int i = 0; i<3 ; i++){
for(int j=0; j<3; j++){
cout<<“Elemen Matriks A indeks [“<<i<<“][“<<j<<“] = “<<A[i][j]<<endl;
}
}
B[2][1] = 19;
cout<<endl<<endl;
for(int i = 0; i<3 ; i++){
for(int j=0; j<3; j++){
cout<<“Elemen Matriks B indeks [“<<i<<“][“<<j<<“] = “<<B[i][j]<<endl;
}
}

system(“pause”);
return 0;
}

Array Multi dimensi C++ (VS2010)

Array multi dimensi adalah array yang memiliki lebih dari 1 subskrip array sebagai indexnya. Array atau larik seperti ini, biasanya digunakan untuk data yang besar atau yang paling sederhana adalah pada persoalan matriks. Seperti apa penggunaan array untuk matriks ?

Berikut adalah Video tutorial penggunaan array multi dimensi di c++

 

 

Berikut Adalah source code yang digunakan dalam program diatas :

/*Modul8-3
Inisialisasi Array multidimensi
Nama : Wayan Widya Artana
NRP  : 49013035
*/

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){

    int A[3][3] = {1,2,3,4,5,6,7,8,9};
    int B[3][3] = {{1,2,3},{4,5,6},{7,8,9}};

    for(int i = 0; i<3 ; i++){
        for(int j=0; j<3; j++){
            cout<<“Elemen Matriks A indeks [“<<i<<“][“<<j<<“] = “<<A[i][j]<<endl;
        }
    }
    B[2][1] = 19;
    cout<<endl<<endl;
    for(int i = 0; i<3 ; i++){
        for(int j=0; j<3; j++){
            cout<<“Elemen Matriks B indeks [“<<i<<“][“<<j<<“] = “<<B[i][j]<<endl;
        }
    }

    system(“pause”);
    return 0;
}

Sorting Array C++ (VS2010)

Pengurutan terkadang diperlukan untuk mencari nilai terbesar, terkecil atau perengkingan atau informasi lain yang diperlukan.

Pengurutan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu ascending (kecil ke besar) atau descending (besar ke kecil).

berikut adalah video yang menerangkan tentang salah satu cara mengurutkan elemen array berdasarkan value masing-masing elemennya.

Berikut adalah source code yang digunakan dalam video tersebut:

/*Modul8-1
Pengurutan Pada Array
Nama : Wayan Widya Artana
NRP  : 49013035
*/

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){

int A[7];
int i,j,temp;

cout<<“Masukkan Nilai Pada elemen array ke : “<<endl;
for(i=0;i<7;i++){
cout<<i<<” : “;cin>>A[i];
}
cout<<endl;

for(i=0;i<7;i++){
for(j=i+1;j<7;j++){
if(A[i]<A[j]){
temp = A[i];
A[i] = A[j];
A[j] = temp;
}
}
}

cout<<“Nilai Pada elemen array setelah diurutkan :”<<endl;
for(i=0;i<7;i++){
cout<<A[i]<<endl;;
}

system(“pause”);
return 0;
}

 

Array Char di C++ (VS2010)

Sebuah string terdiri dari beberapa karakter. variabel char di c++ jika di arraykan, maka dia akan menjadi sebuah string. Sebuah string biasanya diakhiri dengan karakter null ”.

Berikut adalah video tutorial tentang array char pada c++

 

Dan Berikut adalah source code program yang ada di video diatas :

/* Modul 7-4
Array Karakter
Nama : Wayan Widya Artana
NRP  : 49013035
*/

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
char nama[5] = {‘A’,’R’,’T’,’A’,”};
char saya[5] = “ARTA”;

cout<<“array nama berisikan : “<<nama<<endl;
cout<<“array saya berisikan : “<<saya<<endl;

cout<<“jumlah elemen array nama : “<<sizeof(nama)<<endl;
cout<<“jumlah elemen array nama : “<<sizeof(saya)<<endl;

system(“pause”);
return 0;
}

Pencarian Elemen Array (C++) VS2010

Pencarian pada elemen array, dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satu hal yang paling sering digunakan adalah perulangan, dimana dilakukan pengecekan satu-persatu untuk memperoleh value atau elemen yang dicari.

Berikut adalah Video tutorial pencarian elemen array :

Dan berikut adalah source code yang digunakan dalam video diatas :

/*Modul 7-3
Pencarian dalam array
Nama : Wayan Widya Artana
NRP  : 49013035
*/

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){

int A[10],nilai;

cout<<“Nilai Pada :”<<endl;
for(int i= 0; i<10; i++){
cout<<“[“<<i<<“] : “;
cin>>A[i];
}
cout<<endl;
cout<<“Nilai Yang ingin dicari adalah  : “;
cin>>nilai;

for(int i = 0; i<10;i++){
if(A[i] == nilai)
cout<<“Nilai yang dicari terdapat pada indeks ke “<<i<<endl;
}

system(“pause”);
return 0;
}

Inisialisasi Array C++ VS2010

Inisialisasi array pada C++, dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan mengisi satu-persatu, atau dengan memberikan value langsung ketika di deklarasikan.

Berikut adalah video tutorial bagaimana menginisialisasi array pada c++:

Dan berikut adalah sorce code yang digunakan dalam video tersebut.

/*Modul 7-2
Array (inisialisasi)
Nama : Wayan Widya Artana
NRP  : 49013035
*/

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){

int C[5] = {5,10,15,20,25};
cout<<“Nilai Awal pada elemen array : “<<endl;
cout<<“C[0] = “<<C[0]<<endl;
cout<<“C[1] = “<<C[1]<<endl;
cout<<“C[2] = “<<C[2]<<endl;
cout<<“C[3] = “<<C[3]<<endl;
cout<<“C[4] = “<<C[4]<<endl;

//Perubahan pada array
C[0] = 12;
C[1] = 25;

cout<<“Nilai pada elemen array setelah ada perubahan : “<<endl;
cout<<“C[0] = “<<C[0]<<endl;
cout<<“C[1] = “<<C[1]<<endl;
cout<<“C[2] = “<<C[2]<<endl;
cout<<“C[3] = “<<C[3]<<endl;
cout<<“C[4] = “<<C[4]<<endl;

system(“pause”);
return 0;
}

Array di C++ VS2010

Array atau larik Pada C++ digunakan untuk menyimpan atau mendeklarasikan banyak variable yang memiliki tipe atau daya simpan yang sama dengan nama yang sama, dan memberikan no, atau index untuk menentukan variable variabel tersebut. Sehingga dengan menggunakan array, kita dapat menghemat deklarasi untuk tipe variabel yang sama.

Berikut adalah  video tutorial  C++ yang menerangkan bagaimana penggunaan array di c++ dalam bentuk sederhana.

Dan berikut adalah source code yang digunakan dalam video diatas :

/* modul 7-1
Array C++
Nama : Wayan Widya Artana
NRP  : 49013035
*/

#include <iostream>

using namespace std;

int main(){

int nama_array[10];

cout<<“Masukkan Nilai Pada : “<<endl;
for(int i = 0; i<10;i++){
cout<<“Element [“<<i<<“] : “;
cin>>nama_array[i];
}
cout<<endl;

cout<<“Hasil Inputan Pengguna”<<endl;
for(int i = 0; i<10;i++){
cout<<“Element [“<<i+1<<“] : “<<nama_array[i]<<endl;
//cin>>nama_array[i];
}

system(“pause”);
return 0;
}